Sepanjang 48 Jam Pele Hentikan Perang di Nigeria

Sepanjang 48 Jam Pele Hentikan Perang di Nigeria

Pele, yang meninggal dunia pada umur 82 tahun Kamis 29 Desember 2022, pernah hentikan perang saudara di Nigeria sepanjang 48 jam. Ini diutarakan bekas menteri luar negeri Amerika Serikat Henry Kissinger, seperti diceritakan dalam artikel Time pada 1999.

Seperti dikutip Indian Kilat Jumat 30 Desember 2022, Kissinger menulis jika kedua pihak dalam perang saudara Nigeria umumkan gencatan senjata 48 jam pada 1967 hingga Pelé bisa mainkan laga eksibisi di Lagos.

Website Santos merinci jika gubernur militer daerah itu, Samuel Ogbemudia, umumkan hari liburan dan buka jembatan hingga kedua pihak yang berperang bisa melihat laga Pelé menantang Nigeria.

Agenda dan Perkiraan Real Valladolid versus Real Madrid di Liga Spanyol Minggu Ke-15 Malam Ini

“Kami disuruh untuk mainkan laga pertemanan di Kota Benin, di tengah-tengah Perang Saudara. Tetapi, Santos benar-benar disayangi hingga mereka menyepakati gencatan senjata di hari laga. Itu dikenali sebagai hari ‘Santos hentikan perang,'” cuit Pelé pada 2020. Kemungkinan pertarungan stop, mungkin saja tidak. Tetapi Pele coba.

Perselisihan beringas pecah 2 tahun awalnya di antara Nigeria dan daerah separatis, Biafra, sebuah perang saudara berdasar kemauan orang Igbo untuk melepas diri dari pemerintahan pusat yang dikuasai oleh barisan Hausa-Fulani dari utara negara tersebut.

Sepanjang 2 tahun kekerasan intern yang pahit, diprediksi 2 juta masyarakat sipil kehilangan nyawa mereka dan sampai 4,lima juta orang pindah dari rumah mereka, saat sebelum Biafra pada akhirnya terkuasai dan diintegrasikan kembali lagi ke Nigeria.

Santos datang pas di tengah-tengah perang, siap mainkan laga di Lagos pada 26 Januari. Tetapi, menurut legenda, saat Pele dan team Santos melaju ke kota, taka da suara senjata.

Sepanjang 48 jam, Nigeria dan Biafra melangsungkan gencatan senjata, di mana Santos bermain seri 2-2 dengan Super Eagles, dengan Pele cetak ke-2  gol dan terima tepok tangan semarak dari simpatisan tuan-rumah.

Menurut rekanan satu team Pele, Gilmar dan Coutinho, gencatan senjata nyaris tidak bertahan sepanjang laga. Saat pesawat tinggal landas dari Nigeria, mereka bisa dengar dari dalam pesawat suara shooting yang mengidentifikasi diawalinya kembali perselisihan.

“Sesudah hentikan perang ialah satu perihal kembali yang memberikan keuntungan kami untuk memperlihatkan dominasi kami,” ingat sama-sama legenda Peixe Lima ke Gazeta Esportiva.

“Kita bisa secara mudah kembali dan berbicara, ‘Perang berada di sekitaran kita – kenapa kita masuk kerusuhan itu?’ Tetapi kami tidak melakukan. Kami ingin melakukan dan kami berbicara: ‘Kami tidak diharuskan untuk bermain, tapi kami ingin dan kami akan melakukan.'”

Tetapi, catatan lain mengeklaim jika pemberhentian perseteruan sebetulnya terjadi dua minggu selanjutnya di Kota Benin, di tepian dengan Biafra.