Program Alterasi Angkot di Bogor Jalan Terus Walau Ada Penampikan

Program Alterasi Angkot di Bogor Jalan Terus Walau Ada Penampikan

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjelaskan program alterasi angkot terus akan jalan, begitu halnya operasional angkot alterasi 3:2 atau angkot kekinian terus diteruskan. “Rabu tempo hari sore telah diundang semua komponen oleh Dinas Perhubungan untuk dengarkan dan mengulas apa sebagai berkeberatan,” kata Bima, Jumat, 2 November 2018.

Angkot kekinian yang digagas pemerintahan kota mulai dioperasionalkan semenjak Senin kemarin. Pada hari awal cuma dua unit yang dioperasionalkan dan hari selanjutnya ditambahkan jadi enam unit. Di hari ke-2  berikut operasional angkot kekinian mendapatkan penampikan dari pengemudi angkot rute 21 dan 09. Mereka protes karena dioperasionalkannya angkot kekinian membuat mereka kehilangan penumpang.

Basarnas Sudah Berikan 67 Kantong Mayat Korban Lion Air JT 610

Menurut Bima, kontra dan pro dalam penerapan program baru ialah hal yang umum. “Semua program tentu ada kontra dan pro, tinggal kita komunikasi yang bagus saja,” ucapnya.

Supaya program itu masih tetap jalan, kata Bima, beberapa hal yang penting dipersiapkan, khususnya komunikasi dan publikasi yang perlu lebih masif. Tidak itu saja, infrastruktur simpatisan seperti lajur yang perlu steril, shelter atau halte yang diperbarui dan steril dari masalah. “Penataan dengan rute lain perlu dipersiapkan,” ucapnya.

Berkaitan teror premanisme yang dicemaskan akan mengusik operasional angkot kekinian, Bima menjelaskan sudah bekerjasama dengan Dinas Perhubungan, Organda, dan Kepolisian.

Bima menambah, peraturan pengaturan transportasi di Kota Bogor akan ke arah transportasi umum berbasiskan bis. Hingga beberapa pengemudi angkot konservatif tak perlu cemas dengan kehilangan tempat. Sekarang ini telah ada dua tubuh hukum yang telah mempelajari kerja-sama dengan Trans Pakuan untuk isi TPK sebagai jalur servis bis punya BUMD Kota Bogor itu.

“Sebenarnya mereka telah betul, tinggal di atas lapangan ini didiskusikan kembali. Saya tidak memaksakan angkot kekinian harus bekerja pekan kedepan, yang perlu aman di atas lapangan,” kata Bima.